Sambungan Bagian Satu
Sambil makan ayuni dan temannya berbincang-bincang mengenai adanya pemilihan model dikampusnya .
Ayuni : memang kampus kita ngadain lomba model ya?
Nani : iya ayuni dan tak lama lagi lomba itu akan di laksanakan, kamu mau ikut ayuni?
Ayuni : ah mana bisa saya jadi model ?
Nani : bisa aja asal ada kemauan, dan yakin kamu pasti bisa?
Ayuni : ah kamu ini bisa aja, mana mungkin saya jadi model?
Nani : Wajahmu cantik dan badan mu juga bagus , kamu memang idealnya jadi model.
Ayuni : Ah kamu jangan ngawur ini udah jam berapa ?
yo kita masuk kelas nanti bisa-bisa terlambat.
Nani : Ayo.
Ayuni dan Nani masuk ke kelas untuk mengikuti kuliah lagi, setelah selesai kuliah ayuni pulang ke rumahnya yang berada di desa lembang.
Sesampainya dirumah Ayuni :
Assalamua'laikum ucap ayuni dari luar dan di dalam rumah ada yang menyahut waalaikumsalam, eh ayuni (ternyata yang menyahut ucapan ayuni adalah ibunya.
Ayuni : mencium tangan ibunya, dan berkata kenapa ibu gak memetik teh hari ini?
ibunya : menyawab tidak ayuni ibu lagi sakit jadi ibu gak bisa kerja, bisakah ayuni menggantikan ibu kerja untuk besok pagi.
Ayuni : bisa bu besok ayuni memang tidak ada jadwal kuliah.
Keesok harinya ayuni pergi ke kebun teh dan tidak lupa ayuni memberitahukan mandornya bahwa hari ini saya mengantikan ibu yang sedang sakit.
Ayuni : Sungguh asyik pagi-pagi gini udah ada di kebun teh , pemandangan nya sungguh indah (sambil tangannya memetik teh).
Di tempat yang berbeda ada segerombolan pemetik teh sedang berkumpul.
Pegawai teh lainnya : Hari ini katanya akan ada pengawasan langsung dari yang punya kebun teh. yo kita mulai bekerja supaya hasil kerjaan kita bisa memuaskan pemilik kebun teh ini.
Tidak lama dari perbincangan pagawai teh tadi, datanglah sebuah mobil tepat di depan kebun teh dan terlihat ada seorang lelaki yang turun dari mobil,
lelaki tersebut adalah anaknya juragan teh.
ditempat lain ayuni tidak mengetahui bahwa anak juragan teh sudah datang,
Ayuni : ternyata tidak mudah untuk memetik teh,, duh cape juga, akhirnya ayuni beristirahat sebentar , setelah beristirahat ayuni melanjutkan lagi untuk memetik teh, Ayuni terkejut dan tak sadar berteriak dengan kencang "tolong", "tolong" (suaranya sampai terdengar oleh anak juragan teh yang lagi meninjau di kebun teh) .
Semua orang di kebun teh kaget dan berlari mendekati ayuni ada apa, ada apa ayuni kok kamu minta tolong.
Setelah orang mendekati ayuni , terdapat ayuni sudah tidak sadarkan diri.
Bagian Kedua:
Ayunipun di bawa ke kantor untuk diberikan pertolongan...
Sami anak kebun teh terheran-heran melihat ayuni yang pingsan
Sami : Ada apa ini?
Pegawai teh : Ada yang pingsan pak ?
Sami : mendekati Ayuni yang sedang pingsan, siapa dia? kok ada pegawai yang masih muda?
Mandor teh : iya juragan, dia ayuni yang hari ini menggantikan ibunya yang sedang sakit.
Setelah mendengar perkataan mandor tadi, sami langsung menegur mandornya dan berkata:
Sami : kenapa mandor mengizinkan dia untuk menggantikan ibunya?
Mandor : maaf juragan , karena ayuni mau Juragan
Sami : dengan marahnya, Pak mandor tau gak untuk memetik teh juga itu ada prosedur yg jelas kita tidak bisa seenaknya untuk mengizinkan orang untuk memetik teh.
Mandor : tertunduk maaf juragan.
Setelah Sami dan mandor berbincang-bincang, terlihat ayuni udah siuman.
Ayuni : Aku dimana? apa yang terjadi denganku?
Saat itu di kantor hanya berdua saja yaitu ayuni dan sami, karena mandor teh tadi sudah keluar kantor.
Saat melihat ayuni telah sadar, sami langsung memanggil Ayuni.
Sami : Kesini kamu dengan nada cetus,, Siapa kamu ? beraninya kamu memetik teh disini?
Ayuni : (ketakutan) maaf juragan saya hanya menggantikan ibu saya, ibu saya sesedang sakit juragan.
Sami : saya tidak peduli mau sakit kek, pokonya kerja,, kamu tau gak akibat ibu kamu gak masuk kebun teh ini mengalami banyak kerugian.
Ayuni : Maaf juragan saya hanya membantu ibu saya saja, karena ibu saya sedang sakit.
Sami yang dari tadi tidak mau diam mondar sana sini, sehingga ayunipun sangat ketakutan sekali..
Ayuni : Maaf tuan bolehkah saya pergi..
Sami : apa kamu bilang? setelah membuat kegaduhan kamu bilang pergi?
Ayuni : kenapa tuan?
Sami : Kamu mestinya dihukum dulu sebelum pulang?
Ayuni : dihukum ? Hukuman apa yang pantas untuk saya juragan?
Sami : Kamu harus membersihkan ruangan ini dengan bersih...
Ayuni : Baik Juragan..
Ayuni: membuka topi (dudukuy) yang dipakai tadi, terlihatlah rambut yang terurai panjang.( kecantikannya sangat terlihat)
Sami : yang sedang duduk diruangannya terpana dengan rambut dan wajah ayuni yang sangat cantik.
Ayuni : yang sedang membersihkan ruangan sami, malu karena dilihatin oleh sami. Maaf tuan bisakah tuan keluar sebentar? karena saya mau membersihkan ruangan ini.
Hp Sami berbunyi dan samipun mengangkat HPnya.
Telpon tadi dari agency sami yang menginginkan sami supaya ke kantor karena sudah ditunggu untuk pemotretan majalah terkenal.
Samipun bergegas keluar dan pergi meninggalkan ayuni sendiri dikantor. Seraya berkata kepada ayuni, hai kamu ingatnya ini belum apa2 yang musti di lakukan oleh kamu tapi jangan harap kamu keluar dari masalah ini, ingat itu sambil mengacungkan telunjuknya kepada ayuni.